Ilan Kebbal is facing a turbulent period as the 2026 World Cup draws near. Having lost his undisputed starter status at Paris FC, the Algerian winger is skating on thin ice.
The Algerian international (4 caps) is experiencing a clear dip in form, which could see him dropped from Vladimir Petkovic’s plans with less than two months to go before the big event.
Official: FIFA unveils its new rankings after AFCON 2025
The 27-year-old hasn’t scored since January 31st, when he netted against Olympique de Marseille. His last assist dates back to October, in a match against Olympique Lyonnais.
Since coach Antoine Kombouaré’s arrival around two months ago, the Fennec has seen his playing time dwindle. He only got 20 minutes against Lorient (1-1) and stayed on the bench for the clash with Monaco (4-1).
With his club position weakened, Kebbal runs the risk of missing out on the 2026 World Cup, especially with fierce competition for attacking spots in the Algerian squad.
🌍🇨🇵 Best African players in Ligue 1 (Marc Vivien Foé Award):🇬🇦 Aubameyang🇸🇳 Lamine Camara🇸🇳 Bamba Dieng🇨🇮 Guela Doué🇨🇮 Martial Godo🇩🇿 Ilan Kebbal🇧🇫 Hervé Koffi🇧🇫 Arsène Kouassi🇩🇿 Aïssa Mandi🇸🇳 Moussa Niakhaté🇲🇱 Sangaré. 🎯 Which player deserves this award? pic.twitter.com/ngW1Xj4cgJ
— Henry Kwate.HK (@henrykwatehk) April 10, 2026
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.



