Tunisia didn’t just exit the 2026 World Cup without a single point. The Carthage Eagles also set an unwanted historic record by becoming the first team to spend 256 minutes trailing during a World Cup group stage.
The 2026 World Cup will go down as a true nightmare for Tunisia. Knocked out in the first round after three defeats in as many matches, the Carthage Eagles also etched their name in the record books for a statistic no team desires.
Read also: WC 2026 / Tunisia, Netherlands…: the final standings of Group F
In fact, Tunisia became the first nation in World Cup history to spend 256 minutes trailing during a group stage. This erases the previous records set by Mexico in 1930 (240 minutes), Chile in 1982 (231), and Zaire in 1974 (223).
Tunisia 🇹🇳 sets a new RECORD!▸ They are the first nation in World Cup history to spend 256 minutes trailing during the group stage. 🇹🇳256 — Tunisia 🇹🇳 in 2026 🆕240 — Mexico 🇲🇽 in 1930231 — Chile 🇨🇱 in 1982225 —… pic.twitter.com/g44fZ2VE75
— Actu Foot Stats (@Actufoot_stats) June 26, 2026
Furthermore, this unwanted record highlights the scale of Tunisia’s collapse. Bottom of Group F with zero points, Tunisia finished with just two goals scored, twelve conceded, and a goal difference of -10—wrapping up one of the toughest World Cup campaigns in their history.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.


