Days after the French national team’s elimination in the 2026 World Cup semi-finals by Spain (0-2), Désiré Doué has made a public statement.
The PSG player broke his silence after this national disappointment via his Instagram account.
“We were hoping for better than a semi-final… However, I’ll focus on the positives from this exceptional season—winning my second Champions League and playing in my first World Cup. I’m proud and grateful to have worn this jersey and to have had the chance to represent my country. I’m sure we’ll come back stronger! Thank you all for your support,” wrote the French winger.
🚨 DÉSIRÉ DOUÉ’S MESSAGE AFTER THE WORLD CUP! 🥹🇫🇷“We were hoping for better than a semi-final… however, I’ll keep the positives from this exceptional season—after winning my second Champions League and playing in my first World Cup.I’m… pic.twitter.com/k50GsLEAIO
— Actu Ligue 1 (@ActuL1_) July 21, 2026
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.

